mimi allegra's kitchen

experimental space for baking n cooking :D

Archive for January 2010

Melted Cheeze Bitterballen

with 66 comments

psssttt…. biasa niiyyyy… posting yang terlambat berbulan-bulan hahaha… 😀

**

melengkapi POTATO WEEK @ KNC, i sebage kitchenoterz kudu menghadirkan penganan berbahan dasar potato a.k.a. kentang… sudah dibuka oleh tanti dengan ‘potato cheese ball’… sebenernya FOOD WEEK @ KNC inih ga sengaja siy… pas kemaren awalnya, saat nyuba2 pancake… aku bikin, tanti bikin n si teteh soreang juga bikin… nah jadilah minggu kemaren ituh PANCAKE WEEK 🙂

nah, resep inih adalah salah satu resep hasil eksperimen @ my temporary kitchen yang sering gagal.  😀

berawal dari pas pagi2 belanja di si iyuk yang suka maksa itu hehehe… kata dia ada kentang setengah kilo, ya sudah aku beli aja buat bikin cemilan pas ngaji. belum kepikir siy mw bikin apa, cuman kepikir di kulkas ada melted cheese kraft n punya tepung roti. sebenernya pas beli aku sempet terpikir kalo kentang setengah kilo kok dikit banged ya? ya suds lah biarin aja.

timbang punya timbang… kalo gag salah inget dulu tu 325 gram doang kentangnya hehehe… secara pake timbangan digital, Insya Allah gag salah dong, lha wong akurat hingga 1 gram! (trus besoknya aku iseng bilang, yu’ kentang yang kemaren ga ada setengah kilo lho… kata si iyu’, iya maap salah ngasih bungkusan kentangnya.. yang dikasih kemaren itu kentangnya udah keambil 2 biji… trus digantiin ma die… ya suds lah deh…)

Alhamdulillah… maka jadilah resep dadakan melted cheeze bitterballen yang ternyata endang gurindang banged, palage dengan melted cheese nya : mmmmmmm……. mmmm…. yum yummmm 😉 Read the rest of this entry »

Advertisements

Written by mytemporarykitchen

January 27, 2010 at 10:16 pm

Allz’s Fabulous Daddy

with 74 comments

Dua strip berwarna pink.

Itulah hal yang telah lama aku nantikan bersama suamiku.

Tahun pertama, tahun kedua dan tahun ketiga pernikahan kami berlalu dengan satu strip berwarna pink.

Empat bulan kemudian aku merasa ada suatu hal yang berbeda pada diriku. Ternyata suamiku juga merasakan hal yang sama. Dia menyadari bahwa aku sudah terlambat haid dua minggu. Karena tidak ingin aku kecewa lagi dengan hasil test pack, maka dia tidak terburu-buru membahasnya denganku. Lucunya, karena aku pun tidak ingin mengecewakan dia, aku juga tidak pernah membahas keterlambatan itu.

Ketika pada akhirnya aku memberanikan diri untuk melakukan test pack kembali, aku benar-benar sudah pasrah dan tidak berani berharap terlalu banyak.

Alhamdulillah, di saat kami benar-benar pasrah, dua strip berwarna pink yang kami nantikan muncul! Bahagia sekali rasanya saat itu. Namun untuk lebih memastikan lagi, kami pun datang ke dokter kandungan. Ternyata benar, ada seorang janin berusia enam minggu di dalam rahimku. Subhanallah, tak henti-hentinya kami memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Di saat kehamilanku, suamiku makin perhatian dan sayang padaku. Segala kebutuhan nutrisi ibu hamil seperti vitamin, susu, bermacam buah-buahan, dibelinya. Kami bertekad untuk memberikan asupan gizi yang terbaik bagi calon bayi kami yang telah kami nantikan. Dia pun selalu mengingatkan aku untuk tidak terlambat makan dan menjaga gizi makanan yang masuk ke tubuhku. Dia juga membaca buku “9 Bulan yang Menakjubkan” untuk dapat ‘memantau’ perkembangan kehamilanku dan janin kami.

Hal yang lucu dan seru selama aku hamil, suami aku juga jadi ikut-ikutan doyan makan gila-gilaan! Kalau aku lagi lapar berat, aku bisa makan lima kali sehari, dan suamiku pasti ikutan lapar juga.

Terkadang kalau aku dan suamiku harus lembur di kantor, setelah menjemput aku, kami masih jalan-jalan cari pisang bakar di tengah malam. Suamiku memberi istilah ‘kehamilan wisata kuliner’, karena seringnya kita makan dan mencoba makanan baru di luar. Beberapa hari menjelang hari kelahiran, kami masih sempat sahur  di luar sambil mencari kue-kue di bursa kue subuh.

Walhasil, selain berat badanku yang bertambah dua puluh kilo, berat badannya juga ikut naik tujuh kilo dan belum turun sampai sekarang lho. Padahal berat badanku sudah kembali normal seperti sebelum hamil.

Dia juga selalu bertanya aku ngidam apa. Aku sendiri bingung kalau ditanya begitu, karena bagiku, aku cuma merasa merasa ingin makan terus, bukan ngidam yang aneh-aneh dan menyiksa seperti ingin buah yang aneh-aneh di tengah malam misalnya. Paling aku cuma ingin mangga muda dan jeruk bali saja dan itu pun aku beli sendiri di dekat kantorku. Tapi dia selalu mengecek terus apa betul aku tidak ngidam, karena takut kalau gak kesampaian nanti anaknya ngileran, ha ha ha…

Tiap kali memeriksa kandungan ke dokter, dia tidak pernah absen mengantarku. Saat-saat menunggu dokter datang menjadi tidak terasa karena selalu ada dia yang menemaniku sambil bercanda. Ketika usia kandunganku sepuluh minggu, aku masih mengingat ekspresi takjubnya melihat janin kami melayang-layang di dalam rahimku. Janinku aktif sekali seperti sedang berselancar dalam kantung ketubannya.

Saat-saat menjelang kelahiran, suamiku selalu menjadi suami siaga. Pada hari pertamaku cuti bekerja, aku mengalami kontraksi palsu. Kupikir paling masih lama nih lahirannya karena masih sepuluh hari lebih awal dari perkiraan dokter dan bidanku. Ternyata malam harinya kontraksinya menjadi teratur dari tujuh menit sekali, lima menit sekali sampai akhirnya tiap tiga menit sekali.

Sekitar pukul satu dini hari suamiku langsung mengantarku ke rumah bersalin. Setelah mengalami kontraksi selama kurang lebih delapan jam, alhamdulillah putri mungil kami lahir ke dunia dengan kondisi yang sehat, dan langsung dilakukan proses inisiasi dini menyusu.

Suamiku langsung membacakan azan dan iqamat di telinga bayi kami. Kemudian dia juga yang memotong tali pusar bayiku. Di samping itu suamiku tidak lupa mengabadikan saat-saat indah tersebut. Yang membuatku takjub adalah, dia bisa mengikuti proses persalinan dari awal sampai selesai, padahal biasanya dia tidak tahan melihat darah.

O ya, pada saat-saat aku kontraksi aku mengalami mual hingga muntah. Karena saat itu masih dini hari, tidak ada orang yang biasa bersih-bersih di rumah bersalin tersebut. Dan yang membuatku terharu adalah saat suamiku dengan ikhlas membersihkan muntahku, sambil muntah-muntah juga, karena dia sendiri tidak tahan melihat muntah. Aku sudah tidak bisa membantunya karena sedang menahan sakitnya kontraksi. Thank you so much, darling… **terharu mode ON  🙂

Kami memberi nama putri kami Allegra Quinn Azkurah, yang artinya anak yang yang lincah dan periang, pandai dan bijaksana yang selalu bersyukur dan mengingat Allah SWT.

Sesudah Allegra lahir, suamiku juga tidak pernah absen mengantar imunisasi. Bu bidannya sampai berkomentar, wah, ini suaminya hebat ya, tidak pernah absen mengantar imunisasi anaknya. Wah, bangga sekali aku mendengarnya!

Dia juga selalu ingin tahu kemajuan yang dialami Allegra. Selain itu dia juga aktif dan kritis bertanya tentang hal-hal penting seputar bayi dan anak. Dan yang paling penting, dia suka ikut-ikutan membaca Mother and Baby lho!

Suamiku mendukung sekali pemberian ASI eksklusif bagi Allegra. Insya Allah sebentar lagi sudah hampir 6 bulan aku memberi ASI eksklusif bagi bayiku. Dan Insya Allah aku ingin menyusui ASI hingga Allegra berusia dua tahun. Suamiku ingin agar anaknya kelak menjadi anak yang pandai, sesuai dengan doa yang ada pada namanya. Pendidikan, baik akhlak maupun pendidikan formal dan informal, sangat dipandang penting olehnya, sehingga dia sudah menyiapkan asuransi pendidikan bagi Allegra kelak.

Aku sangat kagum dengan segala dukungan yang diberikan olehnya, termasuk ketika aku memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempatku bekerja, dan memutuskan untuk menjadi full time mother sambil bekerja freelance dari rumah. Apabila sedang berada di rumah, dia tidak pernah absen ikut merawat dan bermain bersama si kecil. Membeli diapers dan perlengkapan bayi lainnya tidak segan dia lakukan apabila dia melihatku sedang sibuk mengurus si kecil.

Aku yakin, kalau Allegra sudah bisa mengerti semua yang dilakukan bapaknya untuk dirinya dari semenjak dia dalam kandungan hingga saat ini, pasti dia akan berkata : I love U, my Fabulous Dad!

luv u, fabulous daddy! 🙂

**

ceritanya tadi lagi buka file2 lama…

trus tertegun liat artikel inih – artikel ini dulu pernah aku ikutin sayembara menulis tentang sosok suami hebat yang diadakan oleh majalah Mother n Baby… sayang gag menang yah jadi ga dapet hadiahnya hehehe… kata si aa’, gara2 gaya penulisannya kaliii xixixiiiii…. pipi sok teu duehh 😀

walo begitu i’m very happy that i wrote this article. it’s a memory – a great one…


Written by mytemporarykitchen

January 21, 2010 at 5:55 am

Pancake Penasaran a.k.a Martabak Bolu

with 88 comments

pancake…??? EGENNNNN????? 😀

yupzzz – it’s pancake week egen hahaha… allz minta bikin kuweh lagi, di luar lagi ujan cukup deras…

eh btw ngapa namina skarang pancake penasaran? coz emang masi penasaran ma yang namina pancake ituh… n jadinya sok2  nyuba terobosan baru dengan eksperimen bergaya ilmuwan di dapur si mimi tea yang sering gagal 😛

abis maghrib sambil nungguin pipi pulang kantor kembali ngubek2 isi lemari bahan kuweh. punya trigu dooong…. (kata mba nop akyu tukang kuweh yang aneh karna gag punya trigu pas bikin pancake edisi seblomnya 😛 ) punya telor, gula, vanili, choco chip n ngembat susu procal-nyah allz hihihi…

Alhamdulillah tiba2 punya ide, gimana yah kalo adonan bolu kilat, dipanggangnyah pake teflon kayak pancake…??? owkeh, mari kita cyubaaaa! Read the rest of this entry »

Written by mytemporarykitchen

January 15, 2010 at 6:29 am

Pancake Kebeneran

with 78 comments

bukan pahlawan kebenaran dan keadilan, tapina pancake kebeneran : kebeneran nonton tipi, kebeneran allz minta, kebeneran bahannya ada dan tiada. dizzy…? cekidot!!!

hari rabo tanggal 6 kemaren di trans 7 ada acara makan-memakan pancake di salah satu resto pancake di jakarta (ini kebeneran nonton tipi 😀 ). ada adegan bikin pancake n tiba2 kok anakku yang atu inih bilang : mimi mw bikin kuweh etoh! (ini kebeneran allz minta 😀 ). cek baby cek, one two three… telor, susu, gula… ternyata bahannya ada (kebeneran bahannya ada 😀 ) tapi minus terigu yang uda abis (kebeneran bahannya tiada 😛 )

gag kok, bukan kebeneran, mimi just kidding – karna kata kebeneran itu ga ada dalam kamusku, karna semua yang terjadi adalah Qadarullah – sudah ketentuan dari Allah. jadi ya kalau keadaannya seperti di atas, ya memang sudah ketentuan Allah bahwa saat itu aku lagi gag punya terigu! 🙂

what to do next? of course bli terigu lah! si precil inih uda gag sabar mo bikin pancake Read the rest of this entry »

Written by mytemporarykitchen

January 12, 2010 at 8:39 am

Pines Cup Cakes

with 99 comments

temanya rencananya adalah cemara : cup cakes dengan cemara kecil2 n lucu, disusun segitiga sehingga membentuk segitiga pohon seperti pohon cemara, trus dihajar ujan salju gula halus n sprinkles.

kenapa cemara –  is it for x’mas ? nopz – it’s all pines coz this cup cakes is for my friend’s b’day, the queen of pine forest 😉

hepi b’day yah, pemilik hutan cemara… wish u all t’ best, success n happiness alweyzz mmuahh mmuahhh… kiss from allegra, too…

konsepnya cemara lucu, tapi jadinya, cemara lucunya kok malah looks like temennya casper yah hihihi… 😛

here’s t’pics : Read the rest of this entry »

Written by mytemporarykitchen

January 5, 2010 at 11:06 am

Bakoel Kueh Ewod @ Kitchen Notes Club

with 18 comments

inih akyu mw mempublish dulu ewod yang udah beberapa hari inih nangkring di widgets, yang dari sista-kyu tecinta, tanti : The Bakoel Kueh Ewod from KNC (Kitchen Notes Club), yang hingga saat inih anggautanya baru 3 orang, yakni tanti, teh desri, n me myself 😉

here’s t’ ewod – very cute n inspiring for me :

t' cute ewod from my sista, tanti... thx a lotzz say, smoga bisa lebih memacu dakyu to create more yummies... 😀

** Read the rest of this entry »

Written by mytemporarykitchen

January 5, 2010 at 9:57 am

Introducing : www.kioste.com

with 118 comments

untuk bulan january 2010 artikel ini akan selalu sticky on top

untuk tahun 2010 artikel inih akan selalu sticky on top

atas permintaan investor tunggal kiosTe : mr. berry 😉

artikel baru akan berada di bawahnya, tq…

**

Bismillahirrohmanirrohiim

Alhamdulillah… our first online cake shop!!! 😀

gonna introduce you :

** kiosTe patisserie **

make any yummy yummy with love, passion and willingness to give u t’ best yummy!

here we go, check it out…

toko kue kioste


****

gladly invite u all to visit our site @

www.kioste.com

**

HAPPY  YUMMY  ORDER!!! 😉

..

special offer for purchase in february 2010 : ONLY @ MINIMUM PURCHASE  Rp 250.000,- GET FREE : 1 box of  THE LEGEND BROWNIES SUNGAI CHOCOLATTOZZ (dim : 10 x 30cm)

u can not lose this special offer!  just make a HAPPY YUMMY ORDER right now…  ^_^

ENJOYYYY…